minut.bawaslu.go.id, Airmadidi – Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah yang bersamaan dengan pandemik covid-19 memaksa setiap penyelenggara harus beradaptasi demi terlaksananya penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Minahasa Utara yang berkualitas dan sehat.

Senin (13/7/2020) Bawaslu Minut dan jajaran menggelar rapid test bertempat di kantor Bawaslu Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan rapid test ini dimulai pada pukul 13.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita dan diikuti oleh seluruh jajaran bawaslu minut hingga pengawas kelurahan/desa. Dimulai dari tiga pimpinan Bawaslu Minut dan kemudian diikut i oleh Koordinator sekretariat dan staf sekretariat hingga jajaran panwaslu kecamatan dan panwaslu kelurahan/desa.

Ketua Bawaslu Simon Awuy (atas) dan Pimpinan Rahman Ismail (bawah) saat pengambilan sampel darah. (Foto : rvl)

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen yang tegas Bawaslu  Minut dalam mendukung program pemerintah dalam pencegahan penularan covid-19, dan bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 serta memastikan kondisi kesehatan dari setiap pegawai yang bekerja dilingkungan kerja Bawaslu Minut dan jajaran dalam mengawasi setiap tahapan pemilihan kepala daerah tahun 2020.

“Ini merupakan kewajiban bagi pengawas pemilu untuk semua tingkatan. Karena rapid test ini menjadi syarat mutlak dari Bawaslu RI hingga pengawas TPS,” tutur Ketua Simon, dikutip dari detiknusantara.id.

Pimpinan Rocky Ambar (atas) dan Korsek Michael Polii (bawah) saat pengambilan sample darah. (Foto : rvl)

Saat disinggung jika ada jajaran yang tidak mengikuti atau menolak dirapid test, ketua Simon menegaskan bahwa tidak akan diikutkan dalam tugas pengawasan.

“Yang fatalnya jika menolak, maka tentu ada sanksi yang akan diberikan,” tegas ketua Simon dan diaminkan dua komisioner Rahman Ismail dan Rocky Ambar, dikutip dari detiknusantara.id. (Fz-14)